Terus Perangi Stunting, Anabatic Technologies Perluas Cakupan Program CSR ke 9 Posyandu

menit membaca

PT Anabatic Technologies Tbk (IDX: ATIC) terus menunjukkan komitmen dalam mendukung kesehatan anak melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah Curug Sangereng. Selain menjalankan program rutin mingguan pemberian makanan tambahan di posyandu sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi anak dan pencegahan stunting, perusahaan secara berkala menghadirkan kegiatan edukasi sebagai bentuk penguatan intervensi di tingkat komunitas.

Anabatic Technologies menyelenggarakan sesi edukasi mengenai pentingnya zat besi bagi tumbuh kembang anak yang bertempat di Kantor Desa Curug Sangereng, Jumat (17/04/2026) lalu. Acara tersebut dihadiri para ibu yang berasal dari sembilan posyandu di wilayah itu.

Program kali ini juga menandai langkah perusahaan dalam memperluas cakupan program yang telah berjalan di beberapa posyandu. Bekerja sama dengan puskesmas setempat, sesi edukasi ini disampaikan oleh tenaga kesehatan, termasuk Ahli Gizi, yang memberikan pemahaman kepada para ibu mengenai pentingnya asupan zat besi dalam mencegah anemia. 

Topik ini dianggap sangat penting, pasalnya kondisi anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko stunting pada anak. Kebutuhan zat besi anak sangat bergantung pada kondisi kesehatan ibu sejak masa kehamilan.

Rosa Ayulia Azhari, Ahli Gizi dari Puskesmas Bojongnangka menyampaikan bahwa pembinaan posyandu oleh Anabatic Technologies ini memiliki peran yang sangat penting. Selain memberikan makanan tambahan bagi balita, kegiatan ini juga membantu mengedukasi para ibu agar dapat menerapkan pengetahuan terkait pola asuh dan pemenuhan gizi anak dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap para ibu di Desa Curug Sangereng dapat semakin berpartisipasi dalam kegiatan serupa ke depannya sehingga pengetahuan dan kesadaran mengenai kesehatan, khususnya terkait gizi anak dapat terus meningkat,” ujar Rosa.

Selain sesi edukasi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan distribusi vitamin zat besi serta pemberian makanan tambahan berprotein kepada para peserta. Variasi makanan tambahan yang diberikan juga diharapkan dapat membantu para ibu dalam mengenali preferensi anak. Harapannya, dengan demikian pemenuhan gizi dapat dilakukan secara lebih optimal di rumah.

Perluasan cakupan program ini juga menambah jumlah penerima manfaat. Jika sebelumnya kegiatan hanya mencakup 19 anak dari dua posyandu, kini dengan keterlibatan tujuh posyandu tambahan, total penerima manfaat meningkat menjadi 57 anak. 

Hal ini menjadi langkah awal dalam mendorong dampak yang lebih luas terhadap upaya penurunan stunting di wilayah tersebut. Emi, Ketua Posyandu Delima, berharap ke depan program ini dapat terus ditingkatkan sehingga mampu membantu menurunkan jumlah anak dengan berat badan kurang serta risiko stunting di wilayah tersebut.

Anabatic adalah perusahaan IT publik terkemuka di Indonesia yang berkomitmen memperkuat strategi bisnis dengan implementasi prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) dengan penekanan pada kontribusi nyata bagi masyarakat luas. Melalui komitmen ini, kami terus berupaya menciptakan dampak positif yang inklusif dan berkelanjutan, serta mendukung peningkatan kualitas hidup.

 

Artikel Lainnya:

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait