PT Anabatic Technologies Tbk (IDX: ATIC) secara resmi memperkenalkan OGI sebagai nilai-nilai perusahaan yang baru dalam Anabatic Town Hall Agustus 2026, Jumat (21/08/2026). Peluncuran ini menandai langkah penting dalam memperkuat budaya dan pola pikir yang akan menjadi panduan Anabatic dalam menghadapi lingkungan bisnis yang semakin kompleks dan berkembang dengan cepat.
Diselenggarakan bersamaan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia, Town Hall diawali dengan momen solidaritas bagi masyarakat yang terdampak bencana besar di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam sambutannya, Harry Surjanto Hambali, Presiden Direktur PT Anabatic Technologies Tbk, menyampaikan belasungkawa dan kepeduliannya kepada mereka yang terdampak bencana tersebut, yang menyebabkan korban jiwa, korban luka, dan pengungsian dalam jumlah yang signifikan.
Momen tersebut menjadi pengingat bahwa dunia usaha tidak berjalan secara terpisah. Di luar tantangan yang dihadapi oleh masing-masing perusahaan, masyarakat dan perekonomian global yang tengah menghadapi ketidakpastian yang signifikan.
“Secara sosial dan ekonomi, baik secara lokal maupun global, kita tahu bahwa kondisinya sedang tidak baik-baik saja. Bukan hanya kita, dunia juga sedang menghadapi berbagai tantangan,” ujar Harry.
Mulai dari konflik geopolitik dan tekanan ekonomi hingga perkembangan teknologi yang pesat, berbagai peristiwa global terus menimbulkan dampak yang dirasakan oleh dunia usaha dan masyarakat. Bagi Anabatic, tantangan-tantangan ini semakin mempertegas pentingnya terus meningkatkan kinerja sekaligus memberdayakan karyawan agar dapat mengendalikan pertumbuhan mereka sendiri dengan mengatasi tantangan dalam dinamika pekerjaan sehari-hari.
Harry menekankan bahwa setiap individu di Anabatic memiliki peran yang lebih dari sekadar mendukung bisnis. “Kalian bukan hanya supporter, tetapi juga pelaku dalam bisnis yang harus berkontribusi dalam tujuan kita bersama,” ujarnya.
Pola pikir inilah yang menjadi dasar diperkenalkannya OGI. OGI merepresentasikan tiga nilai yang saling berkaitan; Ownership, Growth, dan Impact. Ketiganya memberikan kerangka yang sederhana namun bermakna mengenai bagaimana talent di Anabatic diharapkan untuk berpikir, bertindak, dan berkontribusi.
Nilai pertama, Ownership, dimulai dari rasa memiliki terhadap diri sendiri. Bagi Harry, ownership tidak hanya berarti bertanggung jawab atas tugas yang diberikan. Hal ini berarti memahami apa yang kita miliki, bertanggung jawab atasnya, dan peduli terhadap lingkungan di sekitar kita.
Ketika seseorang benar-benar peduli terhadap apa yang dikerjakannya, mereka akan lebih terdorong untuk memberikan usaha terbaik. Ownership kemudian menjadi dasar dari akuntabilitas, mendorong setiap individu untuk bertanggung jawab tidak hanya atas kinerja mereka sendiri, tetapi juga atas dampak dari tindakan mereka terhadap rekan kerja, tim, dan organisasi.
Nilai kedua adalah Growth. Menurut Harry, Growth bukan tentang bergerak dengan kecepatan orang lain. Setiap individu perlu memahami dan menjaga pace masing-masing sambil terus berkembang.
“Jaga pace atau speed Anda sendiri. Grow together. Karena kita adalah organisasi bisnis, maka kita harus tumbuh bersama,” jelasnya.
Pertumbuhan individu memang penting, tetapi menjadi lebih bermakna ketika turut berkontribusi pada kemajuan bersama. Sebagai perusahaan teknologi yang beroperasi di industri yang ditandai dengan perubahan yang konstan, Anabatic membutuhkan individu yang bersedia untuk terus belajar, beradaptasi, dan mengembangkan kapabilitas mereka.
Growth bukanlah sebuah tujuan individual. Growth merupakan perjalanan bersama. Ketika setiap individu tumbuh bersama, organisasi menjadi lebih kuat, lebih agile, dan lebih siap dalam merespons perubahan kebutuhan pasar.
Nilai ketiga, Impact, menyatukan dua nilai sebelumnya. Pertumbuhan tidak akan cukup jika tidak menghasilkan sesuatu yang bermakna.
“Harus ada hasilnya. Harus ada artinya. Itu adalah tujuan kita bersama. Jika kita tumbuh sendiri tanpa memikirkan yang lain, tentu tidak akan ada impact,” tambah Harry.
Bagi Anabatic, menjadi impactful berarti memastikan setiap upaya memberikan kontribusi terhadap sesuatu yang bermakna, baik bagi pelanggan, rekan kerja, bisnis, maupun masyarakat yang lebih luas. Hal ini berarti tidak hanya melihat apa yang kita lakukan, tetapi juga perbedaan apa yang dihasilkan dari tindakan tersebut.
Melalui Impact, Anabatic mendorong talenta untuk melihat melampaui pencapaian individu dan mempertimbangkan bagaimana kontribusi mereka dapat menciptakan nilai berkelanjutan bagi organisasi dan para pemangku kepentingannya.
Peluncuran OGI merepresentasikan lebih dari sekadar pengenalan nilai-nilai perusahaan yang baru. OGI diharapkan menjadi fondasi bersama bagi bagaimana Anabatic melangkah ke depan. Seiring perusahaan terus memperkuat kapabilitas dan mengejar berbagai peluang baru, Ownership, Growth, dan Impact akan menjadi kerangka yang memandu strategi dan tindakan perusahaan.
Pesan ini menjadi semakin relevan ketika Anabatic memasuki fase pertumbuhan yang baru. Di tengah lingkungan bisnis yang menuntut perusahaan untuk terus beradaptasi terhadap ketidakpastian global, disrupsi teknologi, dan perubahan kebutuhan pelanggan, memiliki strategi yang tepat hanyalah sebagian dari persamaan. Perusahaan membutuhkan individu yang bersedia mengambil ownership, terus bertumbuh, dan menciptakan dampak yang bermakna.
Melalui OGI, Anabatic membangun pola pikir tersebut dari dalam. Own what you do. Grow together. Make an impact that matters. Ketiga prinsip ini menandai babak baru bagi Anabatic, dengan memberdayakan setiap individu untuk secara aktif membentuk masa depan Perusahaan.
Artikel Lainnya:



















