News & Activities

It's amazing that the amount of news that happens in the world every day always just exactly fits the newspaper.

Anabatic Technologies dan Prasetya Mulya Bersinergi Dalam Mengembangkan Dunia Pendidikan  

May 16, 2016

 

Universitas Prasetiya Mulya dan PT Anabatic Technologies Tbk mengumumkan dengan tekad bulat dan bangga pengikatan kemitraan strategis sebagai pemenuhan panggilan kedua pihak untuk turut serta dalam pencerdasaan bangsa. Kemitraan ini merupakan bentuk sinergi antara dunia bisnis dan dunia pendidikan, sehingga ke depan diharapkan akan lebih banyak inovasi dan penerapan ilmu pengetahuan di bidang bisnis. Universitas Prasetiya Mulya dan PT Anabatic Technologies Tbk berupaya mengangkat modal manusia Indonesia, dengan mendorong kewirausahaan dalam teknologi dan jasa informasi dan komunikasi ke tingkat yang setara dengan praktik terbaik internasional.

Kemitraan strategis ini terdiri dari beberapa elemen pokok: (1) Pengembangan berkelanjutan dari desain program, kurikulum dan syllabus; (2) Proses pembelajaran kelas, permagangan dan sertifikasi keahlian; (3) Evaluasi berkelanjutan tentang dan kerjasama dalam pengadaan teknologi pembelajaran; (4) Pemaduan sumber, terutama modal manusia, untuk originasi produk-produk dan layanan informasi dan komunikasi, dimulai dengan imitasi kreatif; (5) Originasi usaha-usaha baru melalui program inkubasi; dan (6) Mobilisasi peserta didik sehingga menghasilkan badan peserta (student body) yang unggul dan beragam mencerminkan keragaman multidimensi Indonesia sebagai tanah subur bagi kreatifitas dan inovasi. Masing-masing elemen yang saling mendukung itu dirancang sedemikian sehingga lulusan program Teknik Perangkat Lunak dan Teknik Komputer Universitas Prasetiya Mulya memasuki dunia usaha sebagai angkatan kerja dengan literasi keahlian dan kewirausahaan yang unggul.

Kemitraan strategis ini ditandatangani pada tanggal 10 Mei 2016 dalam bentuk Memorandum Kesepakatan (Memorandum of Understanding) yang akan diterjemahkan ke dalam program aksi dan road map oleh Satuan Tugas dari kedua mitra. Universitas Prasetiya Mulya tumbuh dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Prasetiya Mulya yang didirikan pada 1982 dan berkembang menjadi sekolah bisnis terkemuka di Indonesia dengan Program Sarjana Manajemen, Sarjana Akuntansi dan Program Pasca-Sarjana Magister Manajemen. Dengan Ijin melalui Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi  (Menristekdikti) Nomor 87/KPT/I/2015 dan peresmiaannya pada tanggal 17 Maret 2016 Universitas Prasetiya Mulya meluaskan layanannya ke Science, Technology, Engineering dan Mathematics (STEM) terapan. Enam program STEM terapan akan memulai kelas dalam tahun ajaran 2017, yaitu: Tenik Perangkat Lunak, Teknik Komputer, Teknologi Energi, Teknologi Pangan, Matematika Bisnis, dan Bisnis Pariwisata. Dua lainnya akan menysul dalam 2018, yaitu Teknik Desain Produk dan Hukum Bisnis Internasional.

Pada pihaknya PT Anabatic Technologies Tbk adalah perusahaan perangkat lunak Indonesia yang tumbuh progresif dengan jangkauan bisnis yang semakin mendunia. Perusahaan ini mengusung misi yang komplementer dengan misi Universitas Prasetiya Mulya dalam pemupukan progresif modal manusia Indonesia, khususnya dalam Teknik Perangkat Lunak dan Teknik Komputer.

Direktur Utama PT Anabatic Technologies Tbk, Bapak Handojo Sutjipto, menyambut dengan antusiasme tinggi kemitraan strategis ini. Dia optimis bahwa dengan kemitraan strategis ini Universitas Prasetiya Mulya dan PT Anabatic Technologies Tbk akan menghasilkan sinergi yang besar dalam menjawab tantangan besar pemupukan progresif modal manusia di Indonesia sebagai syarat bagi pemenangan persaingan global yang semakin  terbuka dengan adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan kebijakan serupa tentang Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) dan Kemitraan Komprehensif Indonesia-EU (CEPA).

Dengan pesan yang senada Prof. Dr. Djisman Simandjuntak sebagai Rektor Universitas Prasetiya Mulya mengharapkan bahwa kemitraan strategis ini memampukan Universitas Prasetiya Mulya menyediakan layanan pendidikan tinggi abad ke-21, yaitu layanan pendidikan tinggi yang kolaboratif dalam arti multi-disiplin di satu pihak dan terjalin erat dengan dunia bisnis di lain pihak.  Dengan pangkalan-pangkalan kolaborasi seperti pariwisata komunitas abad ke-21, energy terbarukan abad ke-21 dan keamanan dan keberlanjutan pangan abad ke-21 kemitraan statejik ini akan menjadi katalis yang kuat bagi bisnis yang iklusif dalam arti ramah bagi partisipasi perusahaan kecil dan menengah di samping menggunakan sejauh mungkin kemajuan STEM terapan sebagai dasar keberlanjutan.  dan berkelanjutan. Dalam sambutannya, Handojo Sutjipto mengatakan “Saya menyambut dengan hangat sekali kerjasama ini, karena melihat PT Anabatic Technologies Tbk dengan Universitas Prasetiya Mulya berada dalam koridor yang sama yaitu pengembangan sumber daya manusia atau SDM sebagai kunci utama agar Bangsa Indonesia yang menjadi bangsa yang terbuka dan berani berkompetisi di era globalisasi.”

Universitas Prasetiya Mulya memiliki 11 program studi dimana tiga program studi yang sudah berjalan yaitu Program Sarjana Akuntansi, Program Sarjana Manajemen dan Program Pasca Sarjana Magister Manajemen, serta 8 program studi baru yang akan diluncurkan secara bertahap meliputi Bisnis Pariwisata, Hukum Bisnis Internasional, Ekonomi Bisnis, Software Engineering, Computering Engineering, Product Design Engineering, Food Technology, dan Energy Engineering.

Prof. Dr. Djisman Simandjuntak selaku Rektor Universitas Prasetiya Mulya berharap kerjasama ini kedepannya dapat saling menguntungkan. Universitas Prasetiya Mulya mengharapkan kontribusi dalam bidang TI dengan mengembangkan berbagai platform, misalnya seperti platform pariwisata. “Bagaimana kita bisa memanfaatkan IT System untuk mengembangkan pariwisata terutama yang inclusive usaha-usaha kecil dan menengah pun bisa mengakses” ujar Rektor Universitas Prasetiya Mulya. Selain itu beliau mengungkapkan, dengan bersinergi pihaknya akan dapat merumuskan platform yang dapat memanfaatkan seluruh pool of talents yang ada di Universitas Prasetiya Mulya yang sesuai dengan ekspektasi dunia usaha.

Dalam penutupan Bapak Handojo Sutjipto dan Bapak Djisman Simandjuntak menggaris bawahi bahwa kemitraan erat antara lembaga pendidikan tinggi dan dunia usaha adalah elemen yang harus kuat dalam desain pembelajaran abad ke-21. Pendidikan tinggi adalah terlalu penting bagi masa depan manusia untuk diurus sendiri oleh tenaga-tenaga akademik dan bisnis terlalu penting untuk diurus sendiri oleh pengusaha. Abad ke-21 adalah abad kolaborasi dan kemitraan strategis ini adalah langkah penting bagi perwujudannya.